Pabrik Tahu di Desa Kananga Bolo Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp80 Juta

Bangunan pabrik pengolahan tahu milik warga di Desa Kananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, saat dilahap si jago merah pada Selasa (2/6/2026) dini hari.
Bangunan pabrik pengolahan tahu milik warga di Desa Kananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, saat dilahap si jago merah pada Selasa (2/6/2026) dini hari.

Bima, Berita11.com— Sebuah bangunan pabrik pengolahan tahu milik warga di Desa Kananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, terbakar pada Selasa (2/6/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.42 Wita dan menghanguskan satu unit bangunan pabrik pengolahan tahu milik Ndit Haryono (41), warga Dusun Kancoa Rida, Desa Kananga, Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Korsleting Listrik Diduga Biang Kerok Penyebab Kebakaran Tiga Rumah Warga Bima


Berdasarkan laporan Tim Damkarmat Pos Bolo, api pertama kali diketahui muncul dari bagian dapur belakang bangunan sebelum dengan cepat menjalar ke seluruh area pabrik. Warga sekitar yang melihat kobaran api langsung berteriak meminta bantuan dan berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, Ruslan menjelaskan, petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Bolo tiba di lokasi sekira pukul 01.45 Wita setelah menerima laporan dari warga. Proses pemadaman turut dibantu personel Damkar Pos Madapangga serta masyarakat setempat.

Setelah hampir satu setengah jam melakukan upaya pemadaman dan pendinginan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 02.55 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah aset di dalam bangunan, termasuk satu unit mesin penggilingan tahu, dilaporkan mengalami kerusakan akibat kebakaran.

BACA JUGA:  Lagi Asyik Jebol Tembok Retail, Tiga Pria yang sedang Teler ini Ditangkap Polisi

Petugas menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di bagian dapur bangunan pabrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Tim Damkarmat Pos Bolo berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan bantuan kepada korban untuk meringankan beban akibat musibah tersebut. Selain itu, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.

Petugas juga mendorong adanya sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat guna meminimalisasi risiko kejadian serupa di masa mendatang. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait