YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Perkuat Kapasitas Guru untuk Tingkatkan Literasi Numerasi

Pakar numerasi, Assoc. Prof. Dr. Syarifuddin, M.Pd menyampaikan materi pada pelatihan peningkatan kapasitas guru di SDN Inpres Lewintana Kecamatan Soromandi, salah satu sekolah sasaran Program Sekolah Aman YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo.
Pakar numerasi, Assoc. Prof. Dr. Syarifuddin, M.Pd menyampaikan materi pada pelatihan peningkatan kapasitas guru di SDN Inpres Lewintana Kecamatan Soromandi, salah satu sekolah sasaran Program Sekolah Aman YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo.

Bima, Berita11.com— YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo terus menguatkan kapasitas guru pada delapan sekolah dampingan Program Sekolah Aman untuk meningkatkan literasi dan numerasi di Kabupaten Bima.

Mulai Selasa (14/7/2026), YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo melaksanakan pelatihan literasi dan numerasi bagi guru di Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Pelatihan diawali di SDN Teh Kecamatan Soromandi. Kemudian dilanjutkan di SDN Sowa Desa Kananta Kecamatan Soromandi dan SDN Inpres Lewintana Kecamatan Soromandi.

Bacaan Lainnya




Field Officer Program Sekolah Aman Kabupaten Bima, Hersan Hadi menjelaskan, pelatihan literasi dan numerasi untuk guru sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Sekolah Aman di Kabupaten Bima,  yaitu inisiatif unggulan YAPPIKA-ActionAid yang berjalan sejak 2016 untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan nyaman bagi anak-anak. Program ini berfokus pada perbaikan infrastruktur sekolah, peningkatan kapasitas guru, literasi dan numerasi, fasilitas sanitasi, tanggap bencana, hingga pelatihan gizi.

BACA JUGA:  Ribuan WNI di Taiwan Terharu Sambut TGB dan Syamsuri Firdaus

 

Foto bersama fasilitator, peserta pelatihan peningkatan kapasitas guru, Ketua DWP Kabupaten Bima, tim Yayasan YISA Ambalawi Mbojo dan Kepala SDN Inpres Lewintana Kabupaten Bima di sela pelatihan peningkatan kapasitas guru di SDN Inpres Lewintana, Rabu (15/7/2026).
Foto bersama fasilitator, peserta pelatihan peningkatan kapasitas guru, Ketua DWP Kabupaten Bima, tim Yayasan YISA Ambalawi Mbojo dan Kepala SDN Inpres Lewintana Kabupaten Bima di sela pelatihan peningkatan kapasitas guru di SDN Inpres Lewintana, Rabu (15/7/2026).

“Melalui upaya meningkatkan kapasitas guru ini, diharapkan akan terus mendorong capaian literasi numerasi di delapan sekolah dampingan. Alhamdulilah sejak pendampingan, capaian literasi dan numerasi di delapan sekolah dampingan kami menunjukkan progres yang positif,” ujarnya di sela kegiatan pelatihan kapasitas guru di SDN Lewintana Kecamatan Soromandi, Rabu (15/7/2026).

Hersan menjelaskan, setelah di SDN Teh, SDN Sowa dan SDN Inpres Lewintana, pelatihan peningkatkan kapasitas guru akan dilanjutkan di SDN Inpres Sai Kecamatan Soromandi. Kemudian dilanjujtkan di empat SD dampingan YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo di Kecamatan Wera, yakni SDN Inpres Bala, SDN Wora, SDN Inpres Sangiang Pulau, SDN Inpres Ntoke.

BACA JUGA:  Delapan Siswa di Sekolah Menengah ini tidak bisa Membaca

Ia menambahkan,  penguatan literasi numerasi bagi delapan SD Program Sekolah Aman menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yakni Assoc. Prof. Dr. Syarifuddin, M.Pd untuk penguatan numerasi dan Dr. Salahuddin, alumnus universitas terkemuka di Australia yang juga salah satu Pengawas Pendidikan pada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbukpora) Kabupaten Bima.

Pada Juli 2026, delapan SD sasaran Program Sekolah Aman di Kabupaten Bima juga akan melaksanakan studi tiru di SDIT Al Azzam Kecamatan Bolo dalam rangka replikasi aksi literasi. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait