Dukung Program Sekolah Aman, DWP Kabupaten Bima Mengajar di SDN Inpres Lewintana

Ketua DWP Kabupaten Bima, Fitriani Adel Linggi Ardi membacakan kisah Nabi Yusuf saat mengunjungi SDN Lewintan Kecamatan Soromandi, salah satu SD sasaran Program Sekolah Aman yang dilaksanakan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo dan YAPPIKA ActionAid, Rabu (15/7/2026).
Ketua DWP Kabupaten Bima, Fitriani Adel Linggi Ardi membacakan kisah Nabi Yusuf saat mengunjungi SDN Lewintan Kecamatan Soromandi, salah satu SD sasaran Program Sekolah Aman yang dilaksanakan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo dan YAPPIKA ActionAid, Rabu (15/7/2026).

Bima, Berita11.com— Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima mendukung Program Sekolah Aman (SA) yang dilaksanakan YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo di Kabupaten Bima. Sebagai bentuk kolaborasi itu, organisasi kemasyarakatan beranggotakan istri ASN ini melaksanakan DWP Mengajar di SDN Lewintana Kecamatan Soromandi, salah satu sekolah dampingan YAPPIKA dan YISA, Rabu (15/7/2026).

Saat berkunjung ke SDN Inpres Lewintana, rombongan DWP Kabupaten Bima yang dipimpin Fitriani Adel Linggi Ardi melihat langsung proses kegiatan belajar mengajar dan ikut mengajar di kelas, salah satunya dengan menceritakan kisah keteladanan Nabi sehingga diharapkan menguatkan karakter positif siswa.

Bacaan Lainnya




Pada saat kunjungan di SDN Inpres Lewintana, Ketua DWP Kabupaten Bima, Fitriani Adel Linggi Ardi dan rombongan juga melihat langsung kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas guru untuk mendorong literasi dan numerasi di satuan pendidikan sasaran Program Sekolah Aman Kabupaten Bima.

Ketua DWP Kabupaten Bima, Fitriani Adel Linggi Ardi menyampaikan apresiasi atas Program Sekolah Aman yang dilaksanakan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo pada delapan sekolah binaan di Kecamatan Soromandi dan Kecamatan Wera. Menurutnya, persoalan pendidikan termasuk literasi dan numerasi memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk organisasi nonpemerintah. Untuk itu, DWP Kabupaten Bima mendukung Program Sekolah Aman dan berkolaborasi dengan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo.

BACA JUGA:  Bangunan SMKs Taman Madya Baiturrahman Bima akan Dijadikan Project Pillars bagi Sekolah lain

“Kebetulan di Dharma Wanita memiliki agenda DWP Mengajar yang merupakan program nasional untuk penguatan literasi sehingga sejalan dengan apa yang dilakukan kawan-kawan YISA. Kami sangat mengapresiasi, (Program Sekolah Aman), oleh karena itu Dharma Wanita siap berkolaborasi dengan YISA,” ujar mantan Accounting PLAN Internasional Area Nusa Tenggara ini di SDN Inpres Lewintana.

Dijelaskannnya, secara garis besar, DWP memiliki agenda untuk menguatkan literasi melalui kegiatan DWP Mengajar dan ikut berkontribusi mengatasi persoalan stunting dengan menyalurkan bantuan tertentu. Dua agenda tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat. Meskipun pada sisi lain, DWP tidak memiliki anggaran khusus dan terimbas kebajikan efisiensi oleh pemerintah.

Owner Bakery Carupoda Kota Bima ini menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi siswa. Ia berharap penguatan karakter juga sejalan dengan upaya meningkatkan skil dasar literasi dan numerasi. “Tak kalah pentingnya adalah pendidikan ahlak,” ujarnya.

BACA JUGA:  Replikasi Pengalaman sebagai Pembina IKM, Juraidin: Inkubasi Bisnis STKIP Tamsis Strategis

Di sela mendongeng, ia menekankan pentingnya siswa untuk terus belajar, membantu orang tua dan melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim dengan beribadah melaksanakan salat lima waktu maupun ibadah lainnya.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima, Fitriani Adel Linggi Ardi melihat langsung kegiatan peningkatan kapasitas guru yang dilaksanakan YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo di SDN Inpres Lewintana Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Rabu (15/7/2026).
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima, Fitriani Adel Linggi Ardi melihat langsung kegiatan peningkatan kapasitas guru yang dilaksanakan YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo di SDN Inpres Lewintana Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Rabu (15/7/2026).

Fitriani menginsyaratkan, DWP Kabupaten Bima akan berkunjung ke satuan pendidikan sasaran Program Sekolah Aman yang menjadi lokasi pendampingan YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo di Kecamatan Wera. Melaksanakan DWP Mengajar sebagai ihtiar dalam mendorong literasi-numerasi dan menguatkan karakter positif siswa.

Sementara itu, Field Officer Program Sekolah Aman Kabupaten Bima, Hersan Hadi menjelaskan, pihaknya sengaja mengajak DWP Kabupaten Bima berkunjung di sekolah pendampingan YAPPIKA ActionAid dan Yayasan YISA Ambalawi Mbojo. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak akan semakin menguatkan literasi dan numerasi siswa.

Pada saat ini banyak ruang kelas rusak dan berbagai infrastruktur lain pendidikan di Kabupaten Bima yang memerlukan perhatian berbagai pihak. Sementara pada sisi lain, alokasi anggaran untuk pendidikan di Kabupaten Bima juga terdampak kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat melalui pemangkasan transfer ke daerah (TKD). [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait