Bayi Bermata Satu Lahir di Yaman, Warganet Heboh

Kondisi Bayi Mata Satu. Foto Gulf News.
Kondisi Bayi Mata Satu. Foto Gulf News.

Berita11.com— Bayi bermata satu lahir di sebuah rumah sakit yang berlokasi di Provinis Al Bayda, Yaman Tengah, Rabu (4/1/2023) lalu.

Jurnalis Yaman, Karim Zarai dalam berita yang dipublikasi Gulf News menyatakan bahwa, bayi tersebut menang hanya memiliki 1 rongga mata dan saraf optik.

Kelahiran bayi bermata satu adalah kejadian yang langka di dunia dan kerap dikaitkan dengan kehadiran Dajjal hingga mitologi Yunani. Bayi itu hanya mempunyai satu rongga mata dan satu saraf optik.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan jurnalis di Yaman, Zarai. “Ini adalah kasus yang sangat langka yang dikenal dalam mitologi Yunani,” kata Zarai, jurnalis di Yaman.

Gulf News melaporkan, bayi bermata satu yang lahir di Yaman berjenis kelamin laki-laki. Secara fisik terlihat normal, tetapi bagian mata dari bayi itu berada di tengah atau tepat di posisi rongga hidung.

Bayi malang tersebut ternyata tidak mampu bertahan lama di dunia, karena kondisi langka tersebut.  Tujuh jam setelah lahir, sang bayi malang itu kemudian meninggal dunia.

BACA JUGA:  700.000 Orang Meninggal karena Kanker Darah, Pfizer beli Pengembang Obat Kanker Trillium $2,3 Miliar

Karim juga mengunggah foto dari bayi bernata satu yang baru saja dilahirkan itu.

Secara umum dalam dunia medis kondisi bayi bermata satu dikenal cyclopia. Kondisi kesehatan itu biasanya terjadi pada 1 dari 100 ribu bayi baru lahir. Cyclopia juga dikenal sebagai alobar holoprosencephaly yang mengacu pada sekelompok kelainan langka saat bagian depan otak tidak terbagi menjadi belahan kanan dan kiri.

Holoprosencephaly terdapat empat jenis, yaitu alobar holoprosencephaly terjadi ketika otak tidak terbagi menjadi belahan kanan dan kiri.

Holoprosencephaly semi-lobar terjadi ketika belahan otak kiri bergabung dengan belahan kanan di lobus frontal dan parietal (samping).

Lobar holoprosencephaly terjadi ketika ventrikel kanan dan kiri terbentuk, tetapi hemisfer tetap menyatu.

Holoprosencephaly varian interhemispheric tengah (MIHV) terjadi ketika belahan kanan dan kiri terbentuk tetapi tetap menyatu di tengah.

Cyclopia adalah bentuk holoprosencephaly yang paling parah dan biasanya berkembang antara hari ke-18 dan 28 kehamilan. Cyclopia bisa memengaruhi struktur kepala dan wajah, tetapi yang paling jelas adalah para bayi lahir dengan mata tunggal atau satu mata, sementara mata lainnya seringkali ditemukan hanya sebagian.

BACA JUGA:  Australia Sambut kembali Pelancong Internasional

Kondisi bayi dengan mata satu atau yang mengalami cyclopia ini tidak sekadar kasus bayi dengan mata satu.

Kasus cyclopia juga sering menyebabkan keguguran atau kelahiran mati. Jika lahir hidup pun hanya bertahan hidup dalam hitungan jam.

Bayi satu mata pernah terjadi di Indonesia

Peristiwa kelahiran bayi yang hanya mempunyai satu mata pernah terjadi di Indonesia, tepatnya di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Bayi bermata satu lahir dengan kondisi yang kurang lebih sama.

Hal yang berbeda dari bayi yang lahir di Sumatera Utara tersebut berjenis kelamin perempuan. Kelahiran seperti itu dikaitkan dengan Virus Rubella ataupun infeksi karena merkuri.

Sejak dilahirkan sekira pukul 15.30 WIB, Kamis, 13 September 2018,  bayi malang itu hanya bisa bertahan delapan jam. Sang bayi malang itu mengembuskan nafas terakhir pukul 22.55 WIB di RSUD Penyabungan Mandailing Natal, Sumatera Utara. [B-22]