Lantik 24 Pejabat Struktural, STKIP Tamsis Genjot Target Visi-Misi

Foto Bersama Ketua STKIP Tamsis Bersama Pejabat Struktural Kampus yang Dilantik, Rabu (8/9/2021).

Bima, Berita11.com—Sebanyak 24 pejabat struktural lingkungan kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Kependidikan Taman Siswa (STKIP Tamsis) Bima dilantik pada Rabu (8/9/2021) pagi.

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Ruangan Beradab dipimpin langsung Ketua STKIP Tamsis Bima, Ibnu Khaldun Sudirman. Pelantikan sejumlah pejabat utama dan madia ini sebagai upaya penyegeran untuk meningkatkan mutu dan produktivitas civitas akademika.

Sejumlah pejabat struktural STKIP Tamsis yang dilantik di antaranya Dr Syarifudin MPd, Wakil Ketua Bidang Akademik dan Mahasiswa, Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Administrasi Juraidin ST MT, Kepala Badan Layanan Kampus II, Sri Lastuti M.Pd, Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Roni Irawan M.Pd, Ketua Prodi Pendidikan Matematika, Arif Hidayad M.Pd, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ady Irawan SH MH, Sekretaris Prodi Pendidikan Teknologi Informasi, Ahyar M.Pd.

Sekretaris Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Rusdin M.Pd, Kepala Organisasi Tata Kelola Perpustakaan, Muhammad, Safii M.Pd, Sekretaris LPPM, Zulharman, S.Hut M.Ling, Sekretaris LPM, Dr Khairul Amar M.Or, Kepala Bagian Kemahasiswaan Taufik SH MH, Kepala Bagian Kepegawaian, Syarifuddin M.Pd.I, Kepala Bagian Perlengkapan, Awaluddin ST, Kepala Bagian Rumahtangga, Miltahul Yusri ST, Kepala Bagian Humas, Kerja Sama, dan Protokol, Rizalul Fiqry S.Si M.Pd, Kepala Laboratorium Komputer, Hardiansyah M Pd.

Kepala Lembaga Publikasi Ilmiah, Asriyadin M.Pd.Si, Humas dan Protokoler Kampus II, Muhammad Ajwar M.Pd, Pembina Pengembangan Budaya Lokal, Aminullah, Tim IT, Ilyas M.Pd, Koordinator Keamanan, Iskandar S.Pd, Pembina Kemahasiswaan Kampus II, Ewan Erawan,dan Kepala Bidang Pengabdian dan Kerja Sama LPPM, Dr Rabwan Satriawan M.Pd.

Pelantikan dihadiri Pembina Yayasan Taman Siswa, Hj Suharni dan Muslim. Sebelum dilantik, para pejabat utama dan madya melewati proses seleksi ketat dan komprehensif, di antaranya tulis, wawancara hingga psikologi. Ini diharapkan agar pejabat yang dilantik benar-benar sesuai dengan bidang ilmu dan kemampuannya.

Ketua STKIP Tamsis, Ibnu Khaldun Sudirman menjelaskan, sebagian yang dilantik merupakan wajah lama yang masih dipertahankan. Ada juga yang dipromosi mengisi kekosongan jabatan karena sebagian tengah menempuh jenjang doktoral.

Ibnu berharap, para pejabat yang dilantik memahami visi misi kampus sehingga fokus dengan target kampus.
“Melihat sehatnya organisasi kita saat ini, tentu banyak tantangan yang harus menjadi perhatian, antara lain adalah memperpanjang akreditasi Prodi dan meningkatkannya. Dosen harus terus meningkatkan publikasi dan kualifikasi, begitu juga dengan pegawai,” ujarnya.

Ketua STKIP Tamsis Bima, Ibnu Khaldun Sudirman Menyampaikan Sambutan.


Ibnu menyebut, selain 24 jabatan yang telah terisi, masih ada jabatan di kampus yang lowong, seperti Prodi PJKR, PTI dan juga PGSD yang masih diisi oleh pelaksana tugas. “Termasuk PJKR, karena beberapa nama belum bersedia. Tentu akan kita lakukan seleksi ulang,,” ujar doktor ilmu politik ini.
Ibnu juga menjelaskan, dalam seleksi jabatan utama dan madya, pihaknya melaksanakan sesuai standar. Bahkan indikatornya jelas dan terukur. Untuk itu, dia mengajak semua pejabat yang dilantik untuk membangun soliditas sesuai doktrin pendiri kampus STKIP Tamsis, H Sudirman Ismail.

“Mari membangun kebersamaan, pendiri kampus mengajarkan itu pada kita semua dengan semboyan di dadaku ada Tamsis, jas merah. Kita bisa belajar dari Jepang, mereka sangat menghormati senior, mereka cepat membangun negerinya, ” ujarnya.

Mantan Staf Ahli DPR RI ini menyebut, terdapat tiga peluang kerja sama dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di antaranya dengan menjadi pusat inkubasi ekonomi.”Kita juga akan mengembangkan literasi. Satu dua hari lagi kita akan membangun MoU dengan Perpusnas, kita tidak bisa berharap di kabupaten/ kota, tapi di provinsi insya Allah,” pungkas Ibnu. [B-19]

BACA JUGA:  BEM Nusra Berharap Kasus Panah dan Masalah Kamtibmas di Bima jadi Atensi