119.250 Warga Indonesia Kunjungi ‘Negara Kanguru’ hingga Maret 2023, Tourism Australia undang WNI

Pemandangan di Sydney Australia. Foto Tripadvisor.
Pemandangan di Sydney Australia. Foto Tripadvisor.

Jakarta, Berita11.com— Andrew Hogg, Executive General Manager Eastern Markets and Aviation Tourism Australia melakukan lawatan perdananya ke Indonesia pada 23-26 Mei untuk mendorong para pelancong Indonesia datang berkunjung.

Wisatawan Indonesia telah beramai-ramai kembali ke Australia sejak perbatasan dibuka kembali tahun lalu. Sebanyak 119.250 penduduk Indonesia mengunjungi ‘negara kanguru’ sepanjang tahun hingga Maret 2023, menjadikannya sebagai sumber wisatawan terbesar ke-11 di Australia. Dengan penerbangan langsung yang kini ditawarkan dari Indonesia ke banyak kota di Australia, dalam kunjungan ini Hogg ingin Indonesia masuk dalam 10 besar negara yang berkunjung ke Australia.

Bacaan Lainnya

Bertemu dengan sejumlah maskapai penerbangan, agen perjalanan, dan penyedia tur, Hogg berupaya untuk terus membangun permintaan dan memastikan Australia menjadi perhatian utama para pelancong Indonesia.

BACA JUGA: Kamu Jurnalis? Ayo Manfaatkan Kesempatan Magang di ABC Melbourne Australia

Hogg juga mengadakan pemutaran film pendek Tourism Australia, “G’day”, yang menampilkan tokoh kanguru Ruby (diperankan oleh aktris Australia Rose Byrne) dan unicorn Louie (Will Arnett) dalam sebuah petualangan menakjubkan di Australia, mengunjungi tempat-tempat ikonik termasuk jalan setapak Melbourne dan pemandangan alam menakjubkan seperti Uluru.

Terkait kunjungannya, Hogg berkata, pihaknya bergembiran mendengar penyampaian dari mitranya di Indonesia bahwa terdapat permintaan yang luar biasa untuk tujuan wisata Australia.

“Australia tidak saja hanya berjarak tujuh jam penerbangan langsung dari Jakarta ke Sydney, riset konsumen terbaru kami juga menunjukkan bahwa penduduk Indonesia melihat Australia sebagai tujuan yang ramah dan aman,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima redaksi Berita11.com, Rabu (7/6/2023).

Dikatakannya, selain perjalanan liburan, pihaknya juga melihat peluang besar untuk tujuan perjalanan Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) atau kegiatan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran.

BACA JUGA: Hadirkan Konektivitas baik Antara Indonesia dan Singapura, Scoot Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

“Kami terus berinvestasi dan mengembangkan industri pariwisata selama pandemi. Dan saat pariwisata internasional bangkit kembali, kami tidak hanya berharap dapat menyambut lebih banyak pelancong Indonesia kembali ke Australia yang dikenal dan digemari, tetapi juga untuk mengeksplorasi banyak sekali pengalaman wisata baru,” Hogg.

Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM mengatakan, pariwisata adalah inti dari hubungan ekonomi Australia dengan Indonesia, dan memainkan peran penting dalam mendukung hubungan antarwarga kedua negara.

“Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia, yang sangat dekat dengan Australia – namun menduduki peringkat ke-11 negara asal turis kami. Mari kita lihat bagaimana kita bisa membawa Indonesia untuk naik ke peringkat 10 besar,” ujarnya melalui siaran pers Kedubes Australia yang diterima Redaksi Berita11.com, Rabu (7/6/2023). Untuk menyaksikan kisah petualangan Ruby dan Louie, tonton film “G’day” di: https://www.youtube.com/watch?v=P3PdfWVk7h8 [B-22]

Pos terkait