Bima, Berita11.com– Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bima bersama organisasi kemahasiswaan Kecamatan Bolo dan Madapangga berangkat ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak gempa bumi.
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan selama tujuh hari di wilayah Bima, Bolo, dan Madapangga.
Ketua GMNI Kabupaten Bima, Rifki Pratama, mengatakan keberangkatan mereka ke NTT merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Kami berangkat bukan membawa banyak, tapi membawa rasa. Rasa empati, rasa senasib sepenanggungan sebagai anak bangsa. Marhaen tidak akan pernah diam ketika saudaranya tertimpa musibah,” ujar Rifki dalam pernyataan tertulis, Minggu (30/8/2026).
Adapun bantuan yang dibawa berupa sembako dan obat-obatan yang diperoleh dari hasil penggalangan dana masyarakat.
Selain menyalurkan bantuan logistik, GMNI Bima bersama mahasiswa dari Kecamatan Bolo dan Madapangga juga akan terlibat dalam kegiatan kemanusiaan di wilayah terdampak.
Selama tiga hari di NTT, mereka dijadwalkan mengikuti kegiatan trauma healing bagi warga terdampak serta membantu membersihkan lokasi yang terdampak gempa.
Rifki mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada masyarakat NTT yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Ini bukti bahwa dari Bima, api solidaritas tetap menyala untuk Indonesia,” katanya. [B-19]
Follow informasi Berita11.com di Google News












