Begini Drama Evakuasi Terduga Pezina di Bima hingga lolos dari Kepungan Massa

Kapolres Bima AKBP Haryanto dan Danyon C Pelopor Satuan Brimob NTB, AKBP Zulkarnain Bersama Anggota Kepolisian Usai Berhasil Mengevakuasi Pasangan Selingkuh yang Dikepung Massa.

Bima, Berita11.com— Evakuasi pria dan wanita yang masing-masing telah memiliki pasangan sah dalam ikatan perkawinan, lolos dari kepungan massa setelah digerebek warga di Desa Bontokape Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, berlangsung dramatis, Jumat (13/1/2023) pagi.

Terduga pelaku zina itu nyaris menjadi diamuk massa, setelah digrebek massa sejak pukul 00.30 Wita. Aparat kepolisian yang tiba di tempat kejadian perkara sejak dini hari, tak berani gegabah mengevakuasi wanita berinsial ER (45 tahun) dan pria berinisial SR dari kepungan massa di rumah sang wanita di Dusun Sondolewi Desa Bontokape Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Petani di Bima Ditebas hingga Tewas oleh Pemabuk saat Melintasi Jalan Sepi

Kapolres Bima, AKBP Hariyanto bersama Danyon C Pelopor Satuan Brimob NTB, AKBP Zulkarnain, bergegas menuju TKP menenangkan massa.

Di tengah kerumunan warga, tokoh agama, dan tokoh pemuda di Desa Bontokape, AKBP Hariyanto dan AKBP Zulkarnain bersama-sama mengimbau warga agar tidak melakukan ‘main hakim sendiri’ yang nantinya akan membuat warga setempat ikut tersandung masalah hukum.

AKBP Haryanto memiinta warga agar menyerahkan pasangan tidak sah yang diduga berzina diserahkan kepada aparat kepolisian untuk dibawa ke Mako Polres Bima.

“Jiwa raga kami ini untuk kemanusiaan,” ujar Hariyanto di tengah kerumunan massa yang turut ditegaskan AKBP Zulkarnain.

Setelah imbauan AKBP Hariyanto dan AKBP Zulkarnain, massa sedikit demi sedikit luluh. Aparat kepolisian berhasil mengevakuasi E dan S setelah dipakaikan seragam polisi sehingg disamarkan saat proses evakuasi untuk menghindari sasaran amukan massa. “Meski massa mampu ditenangkan, namun untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, kedua terduga pelaku kita samarkan dengan memakaikan mereka seragam polisi,” ungkap AKBP Haryanto. [B-22]

Pos terkait