Petani di NTB Tewas Tersambar Petir

Kondisi Korban Sesaat Setelah Ditemukan. Foto Ist.
Kondisi Korban Sesaat Setelah Ditemukan. Foto Ist.

Bima, Berita11.com— Warga Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Baharuddin Yusuf (30 tahun) ditemukan tergeletak tak bernyawa di So Mbadu di desa setempat, sekira pukul 15.30 Wita, Senin (16/1/2023). Korban diduga tewas tersambar petir.

Kondisi korban tergeletak tak bernyawa pertama kali dilihat Hadijah, warga Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabuapten Bima. Ketika itu, Hadijah yang merupakan petani ingin melihat kondisi padi di sekitar sawah milik korban setelah hujan lebat reda. Hadijah kaget melihat korban sudah tergeletak di tanah sehingga dia pulang ke pemukiman dan menginformasikan kepada sejumlah warga lain.

Warga Desa Rasabou, Jumrah menuturkan, sebelum ditemukan tergeletak tak bernyawa, dia sempat bertegur sapa dengan korban yang ketika itu melintas di depan rumahnya.

BACA JUGA:  Dorong Literasi Anak, Tim PKM STKIP Tamsis Dampingi Siswa Disleksia

“Saat itu saya tanya mau ke mana dan dijawab hendak ke sawah untuk melihat tanaman padi,”

Setelah mendengar korban tewas disambar petir, Jumrah mengaku kaget dan bergegas ke rumah duka untuk mengetahui kondisi korban.

“Saat saya tiba di rumah duka, warga berkerumun melihat mayat korban,” ujarnya.

Kapolsek Bolo, AKP Hanafi membenarkan peritiwa warga Desa Rabaou Kecamatan Bolo kabupaten Bima yang tersambar petir. “Kita sudah turun ke TKP dan memastikan kondisi korban,” ujar mantan Kepala Seksi Hubungan Masyarakat, Kepolisian Resor Bima itu.

Dikatakannya, kerabat korban menolak jenazah korban diautopsi dan menganggap peristiwa yang menimpa Baharuddin sebagai ujian.

Sebelumnya, petugas Puskesmas Bolo Kabupaten Bima juga melakukan pemeriksaan terhadap korban di rumah duka, setelah adanya koordinasi dari pihak kepolsian. [B-12]

BACA JUGA:  Polisi Bubarkan Balap Liar di Kabupaten Bima, Tiga Sepeda Motor Diamankan