Buka Pelatihan DEA, HBK Dorong Anak Muda Kembangkan Wirausaha Digital

H Bambang Kristiono. Foto Ist.

Mataram, Berita11.com— Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, H Bambang Kristiono SE (HBK) membuka pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bagi ratusan pelaku usaha dari lima kabupaten dan kota di Pulau Lombok.

Pelatihan diselenggarakan oleh Balai Pelatihan, Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram dan Hotel Aruna, Lombok Barat secara serentak 23-24 September 2022.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 400 orang wirausahawan muda mengikuti kegiatan pelatihan ini. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama dan sinergitas antara Komisi I DPR RI dengan Kementerian Kominfo RI, salah satu mitra kerja Komisi I DPR RI.

“Saya menyambut baik program-program yang sangat bermanfaat bagi kita semua ini, mengingat pada saat ini kita telah berada di era transformasi digital yang akan memberikan tantangan baru bagi para pengusaha di Indonesia,” kata HBK dalam sambutannya.

Menurut HBK, ekonomi digital telah menjadi penopang perekonomian Indonesia selama masa pandemi Covid- 19 dan juga yang membuat semua sadar bahwa digitalisasi telah merambah hampir setiap lini kehidupan, tak terkecuali dunia usaha.

BACA JUGA: Beda dengan Pemohon lama, PKN akan Ajukan Uji Materi Calon Presiden ke MK

Tanpa adanya tatap muka, namun dengan tetap memperhatikan protocol jaga jarak (social distancing), roda perekonomian harus terus berjalan. Bahkan bukan hanya dana dari dalam negeri yang dapat masuk dalam transaksi ekonomi digital, tetapi cakupannya akan semakin luas ke seluruh dunia.

“Yang lebih membuat daya tarik begitu besar adalah, semua kegiatan itu dapat dilakukan dengan hanya sebuah HP yang selalu kita genggam setiap saat,” ungkap HBK.

Selain itu, politisi Partai Gerindra ini juga menekankan bahwa ekonomi digital mempunyai ruang berkembang yang sama untuk semua orang dan mampu mendorong inklusivitas, sehingga seseorang bisa mendapatkan layanan tanpa harus bertatap muka langsung.

Kegiatan ekonomi berbagi (sharing economy), juga menjadi andalan bagi para pengusaha menengah dan kecil di dunia digital seperti para reseller, pemilik properti yang tidak memiliki platform berdagang, pedagang perhiasan, hasil barang UMKM, hingga pengusaha makanan dan minuman.

DEA Kementrian Kominfo RI Andalan Pemerintah Ciptakan Talenta Digital

HBK juga menegaskan bahwa, Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang digagas oleh Kemkominfo, menjadi salah satu andalan pemerintah untuk menciptakan talenta-talenta digital sebagaimana yang selalu Komisi I DPR RI dorong sejak awal.

“Saya berharap talenta-talenta ini kedepannya dapat dan harus menjadi para pemain utama dalam perekonomian digital bangsa kita, yang tidak hanya berorientasi kepada materi semata, tapi memang benar-benar untuk memajukan bangsa,” tegas pria yang dikenal sebagai Chairman klub sepak bola profesianal Lombok FC ini.

BACA JUGA: Tampil Digdaya di Barcelona Football Festival dan Juara Grup B, ISA Lombok FC ke Semifinal

Komisi I DPR RI bersama pemerintah bekerja sama dalam upaya menyiapkan dan mengembangkan talenta digital, menguatkan usaha digital (start-up) untuk mendukung digital entrepreneur dan meningkatkan konektivitatas sebagai penopang utama ekonomi digital.

Langkah lain yang tak kalah penting adalah dengan membuat berbagai inisiatif pengembangan, kebijakan dan regulasi yang mendukung para wirausaha Indonesia untuk berkembang.

Dukung Lahirnya Wirausaha Digital di Pulau Lombok

HBK juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong anak-anak muda di Pulau Lombok untuk berinovasi dan turut ambil bagian dalam lahir dan berkembangnya para wirausaha digital.

Ekonomi digital memiliki masa depan yang sangat menjanjikan, karena memiliki potensi yang begitu besar dalam memberikan kemudahan, kepada pelaku usaha, pengguna jasa, maupun pihak konsumen.

“Saya selaku Wakil Ketua Komisi I DPR RI mendukung penuh para wirausaha Pulau Lombok, anak muda penerus bangsa untuk ikut serta dalam memajukan perekonomian negara kita melalui ekonomi digital,” pungkasnya.

Di sela kesibukan menjadi narasumber pelatihan, HBK meluangkan waktu menonton langsung pertandingan Lombok FC melawan PS Hamzanwadi. Hasilnya, Lombok FC menang dengan skor 2-1. Atas hasil ini, Lombok FC berhasil tembus 8 besar Liga 3 Asprov PSSI NTB dengan menjadi juara di grup A. [B-17]

Pos terkait