Ketua DMI Apresiasi, Alokasi Bantuan untuk Masjid Tembus Rp10 Miliar saat Kepemimpinan H Lutfi

Ketua DMI Kota Bima, Drs H Furqan. Foto Ist.

Kota Bima, Berita11.com— Ketua Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bima, Ustadz Drs H Furqan Arroka menyebutkan alokasi bantuan untuk masjid pada era kepemimpinan Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi meningkat drastis dibandingkan periode sebelumnya.

Untuk itu, DMI Kota Bima secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi yang telah memerhatikan kebutuhan pengembangan sarana dan prasarana masjid.

“Alhamdulillah bantuan dari pemerintahan sekarang untuk masjid banyak, kalau dulu hanya Rp25 juta, kalau sekarang rata-rata ratusan juta, Rp100 juta sampai Rp 300 juta. Alhamdulillah alokasi dana untuk masjid dan musala di Kota Bima sekarang minimal Rp100 juta,” ujar Ustadz H Furqan di Lewirato Kota Bima, Jumat lalu.

H Furqan juga mengungkapkan telah mendapatkan gambaran dari Pemkot Bima bahwa pembangunan Masjid Agung Al Muwahiddin Kota Bima akan tetap dibantu Pemkot hingga tuntas secara bertahap atau multiyear.

“Itu bagian dari Rp10 miliar itu. Untuk tahun depan tetap ada, tetap dapat, targetnya sampai selesai. Mungkin tahun depan di atas angka kemarin,” ujar mantan pria yang juga Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kementerian Agama Kota Bima itu.

BACA JUGA:  Pengendara dapat Helm Gratis dari Sat Lantas Polresta Mataram

Dijelaskan H Furqan, secara umum, Wali Kota Bima juga menjadi pembina DMI Kota Bima. Pada saat ini DMI Kota Bima termasuk dalam bagian tim penata dan pembina manajemen kemasjidan. Selain dari unsur pimpinan PD DMI, tim itu juga berasal dari Lembanga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ),  perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI), perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima.

“Urusan bantuan (untuk masjid agung) adalah kebijakan langsung Wali Kota Bima. Kalau dulu mereka (pengurus masjid) ajukan proposal dan tergantung anggaran tersedia, tapi kalau sekarang bisa Rp10 miliar dan kalau tahun depan bisa sampai Rp15 miliar,” ujar mantan pimpinan Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bima itu.

BACA JUGA:  Kecewa tak ada Pejabat Pemda Kabupaten yang Hadir, Ketua MK dan Kades Puji Wali Kota Bima

H Furqan juga menyebut, saat ini struktur DMI di wilayah Kota Bima telah terbentuk hingga ranting atau tingkat kelurahan. Demikian juga pimpinan cabang (PC) atau setingkat kecamatan telah terbentuk. Adapun struktur pada tingkat pimpinan daerah (PD) telah dilengkapi seksi remaja masjid, seksi pembangunan dan seksi pembinaan umat, sedangkan Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKRMI) menjadi badan otonomi dari DMI Kota Bima.

Sebagaimana syarat yang ditetapkan Pemerintah Kota Bima, pengurus masjid dan musala yang hendak mengajukan bantuan kepada Pemkot Bima harus sudah ditetapkan dalam bentuk surat keputusan (SK) DMI Kota Bima.

“Alhamdulillah kegiatan dewan masjid (DMI Kota Bima) saat ini, kita sering turun ke masjid-masjid untuk melihat kondisi masjid dan pengurus masjid, kita berdakwah setiap hari-hari besar Islam, seperti saat kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW dan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW,” pungkas H Furqan. [B-11]