Ketua BEM UNRAM Mavi Adiek Garlosa Resmi Dilantik, Kritik Keterlibatan TNI dalam Penanganan Hukum Sipil 

Ketua BEM Universitas Mataram, Mavi Adiek Garlosa.
Ketua BEM Universitas Mataram, Mavi Adiek Garlosa.

Mataram, Berita11.com – Mavi Adiek Garlosa resmi dilantik sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mataram (BEM UNRAM), Kamis (9/7/2026). Dalam pidato perdananya, Mavi menyampaikan keprihatinan sekaligus kritik terhadap dugaan keterlibatan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam penanganan persoalan hukum yang menjadi ranah sipil.

Menurut Mavi, prinsip negara hukum mengamanatkan bahwa penegakan hukum harus dijalankan oleh institusi yang memiliki kewenangan berdasarkan konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Ia menilai keterlibatan militer dalam urusan hukum sipil berpotensi mengaburkan batas kewenangan antar lembaga negara serta menimbulkan kekhawatiran terhadap perlindungan hak-hak sipil masyarakat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Goes to Campus, BPJS Kesehatan Dorong Literasi JKN di Akbid Harapan Bunda Bima




“Kami berpandangan bahwa setiap persoalan hukum harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi prinsip negara hukum, supremasi sipil, due process of law, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia,” tegas Mavi dalam sambutannya.

BEM UNRAM menekankan bahwa profesionalisme setiap institusi negara harus dijaga sesuai fungsi dan mandat konstitusionalnya. Penegakan hukum yang akuntabel, transparan, dan menghormati hak-hak warga negara disebut sebagai fondasi utama dalam negara demokrasi.

Sebagai organisasi mahasiswa, BEM UNRAM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal praktik penegakan hukum agar tetap berada dalam koridor konstitusi, mengedepankan perlindungan hak asasi manusia, serta menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi mengurangi ruang kebebasan sipil.

BACA JUGA:  Tiga Bapaslon sudah Serahkan Perbaikan, KPU NTB Teliti Administrasi hingga 14 September

Mavi menegaskan komitmen BEM UNRAM untuk tetap bersikap kritis, independen, dan konstruktif dalam mengawal demokrasi, supremasi hukum, serta kepentingan rakyat. “Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!” serunya menutup pidato pelantikan. [B-25]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait