Sentuhan Hangat di RSUD Sondosia, Pasien Ungkap Kisah Pelayanan Penuh Ketulusan

Petugas RSUD Sondosia memberikan kejutan kepada pasien dan kerabat pasien dengan memberikan bingkisan.
Petugas RSUD Sondosia memberikan kejutan kepada pasien dan kerabat pasien dengan memberikan bingkisan.

Bima, Berita11.com— Kerabat pasien RSUD Sondosia Kabupaten Bima, Ista Nur, membagikan pengalamannya selama mendampingi keluarga yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Memasuki hari kelima bolak-balik ke RSUD Sondosia, ia justru menemukan makna pelayanan yang sesungguhnya: ketulusan.

Rumah sakit yang sederhana, tenang, dan terasa alami itu menghadirkan kehangatan di setiap sudutnya. Perawat, dokter, dan petugas lainnya silih berganti masuk ke ruang pasien dengan senyum tulus dan perhatian penuh. Mereka bekerja tanpa henti, melayani sepenuh hati, seolah bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga merawat dengan kepedulian yang mendalam.

Bacaan Lainnya

Suasana berbeda terasa pada hari Minggu. Ruang rawat jalan tampak lebih lengang dari biasanya. Hanya deretan kendaraan di halaman yang menandakan aktivitas tetap berjalan. Dari kejauhan, samar-samar terdengar keramaian dari aula rumah sakit, memunculkan rasa penasaran.

BACA JUGA:  RSUD Sondosia Layani Pemeriksaan Hampir 1.000 Calon PPPK Kabupaten Bima, Positif Narkoba: Nihil

Tak lama kemudian, suasana berubah. Sekelompok perempuan dengan senyum ramah memasuki ruang perawatan dan membagikan bingkisan kepada para pasien. Kehadiran mereka menghadirkan kejutan sekaligus kehangatan bagi pasien dan keluarga.

Petugas RSUD Sondosia memberikan kejutan kepada pasien dan kerabat pasien dengan memberikan bingkisan.
Petugas RSUD Sondosia memberikan kejutan kepada pasien dan kerabat pasien dengan memberikan bingkisan.

Rasa penasaran pun terjawab. Mereka merupakan bagian dari kegiatan Pekan Imunisasi Dunia yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) NTB bekerja sama dengan RSUD Sondosia. Selain membagikan bingkisan, kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi mengenai pentingnya imunisasi sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan.

Ista Nur mengaku terkesima, bukan semata karena bingkisan yang diberikan, melainkan ketulusan yang terpancar dari setiap interaksi. Ia menyoroti sosok Fikriatun Baiti, SE (Mbak Atun) dan Nur Islamiah, S.Kom (Mbak Mia), yang dengan penuh kehangatan menyapa pasien dan keluarga serta membagikan souvenir sederhana yang bermakna besar.

“Momen sederhana itu seperti suntikan semangat bagi pasien untuk segera pulih,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Hadiah Lebaran dari RSUD Sondosia: Layanan Spesialis Mata Kini Hadir di RSUD Sondosia

Menurutnya, pelayanan di RSUD Sondosia menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas tidak menjadi penghalang untuk memberikan pelayanan terbaik. Justru, ketulusan hati para tenaga kesehatan menjadi kekuatan utama yang menghadirkan harapan bagi setiap pasien.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran RSUD Sondosia yang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bolo, Bima Barat, dan sekitarnya.

“Dunia ini membutuhkan lebih banyak ketulusan seperti yang mereka tunjukkan. Semoga setiap kebaikan yang diberikan kembali dengan berlipat ganda,” tutupnya.

Sementara itu, Fikriatun Baiti mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dari pihak rumah sakit kepada para pasien.

“Ini merupakan bentuk perhatian kami kepada pasien. Selain sebagai oleh-oleh, kami juga ingin memberikan semangat agar para pasien tetap optimis dan lekas sembuh,” ujarnya. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait