Wisatawan Asal Majalengka Hilang Terseret Ombak di Pantai Lakey Dompu

Petugas Pos SAR Bima sedang berupaya mencari korban terseret gelombang di Pantai Lakey Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, Rabu (27/6/2026) sore. Sampai saat ini korban belum ditemukan.

Dompu, Berita11.com – Seorang pemuda bernama Rian (23), wisatawan asal Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Lakey Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, Rabu sore, 27 Mei 2026.

Korban hingga Kamis pagi, 28 Mei 2026, masih belum ditemukan dan tim gabungan terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Bacaan Lainnya


Kepala Pos SAR Bima, Muhammad Firdaus mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita saat korban bersama rekannya mandi di sekitar Pantai Nangas Lakey Dusun Ncangga Desa Hu’u Kecamatan Hu’u.

BACA JUGA:  Mayat Laki-laki tanpa Identitas belum Diautopsi, ini Kendalanya

“Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama temannya sedang mandi di pinggir laut. Tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret keduanya ke tengah laut,” ujarnya.

Satu orang korban selamat setelah ditolong seorang wisatawan asing yang sedang bermain surfing di sekitar lokasi. Sementara Rian hilang terbawa arus dan belum ditemukan.

Firdaus menjelaskan, usai menerima laporan, pencarian langsung dilakukan oleh keluarga korban bersama nelayan dan pemilik perahu di sekitar Pantai Lakey.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Dompu, Wan Muhtajun, ST mengatakan korban datang bersama enam rekannya sehingga total terdapat tujuh orang yang berada di lokasi saat kejadian.

Menurutnya, kondisi air laut saat itu sedang surut. Namun tiba-tiba datang gelombang besar yang menyeret dua orang menjauh dari bibir pantai.

BACA JUGA:  Sepekan Hilang, Dua Nelayan Kota Bima Terdampar di Pulau Sepinggang

“Satu orang berhasil diselamatkan oleh turis yang sedang berselancar, sedangkan korban atas nama Rian hingga saat ini masih dalam pencarian,” katanya.

BPBD Kabupaten Dompu telah berkoordinasi dengan Pos SAR Bima untuk pelaksanaan operasi pencarian. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Pos SAR Bima, TNI, Polri, Satuan Polairud dan relawan masih melakukan pencarian menggunakan perahu di sekitar lokasi kejadian.

Hingga saat ini, korban masih belum ditemukan.  [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait