18 Dapur MBG di Kabupaten Bima Hentikan Operasional Sementara Akibat Kendala Pencairan Anggaran

Aktivitas salah satu dapur umum SPPG di Kecamatan Sape Kabupaten Bima saat penyaluran perdana MBG di wilayah setempat, Kamis (21/8/2025).
Aktivitas salah satu dapur umum SPPG di Kecamatan Sape Kabupaten Bima saat penyaluran perdana MBG di wilayah setempat, Kamis (21/8/2025).

Bima, Berita11.com– Sebanyak 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bima menghentikan operasional sementara sejak 8 Juni 2026 akibat kendala pencairan anggaran.

Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Program MBG Kabupaten Bima, Bohri, mengatakan penghentian sementara operasional tersebut disebabkan sistem pencairan anggaran yang belum terintegrasi secara optimal dengan sistem Kementerian Keuangan.

Bacaan Lainnya


“Kendala ini terjadi karena sistem pencairan belum terintegrasi dengan sistem Kementerian Keuangan sehingga masih membutuhkan pembaruan-pembaruan agar lebih baik,” ujar Bohri, Jumat (12/6/2026)

Ia menegaskan, persoalan pencairan anggaran tersebut tidak berkaitan dengan pergantian atau reshuffle kepemimpinan di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, kendala serupa sebelumnya juga pernah terjadi.

BACA JUGA:  Si Jago Merah Lahap 10 Rumah di Kabupaten Bima

“Ini bukan karena reshuffle kepemimpinan. Kendala seperti ini sudah biasa terjadi di BGN, hanya saja kali ini bertepatan dengan pergantian kepemimpinan sehingga ramai diperbincangkan dan banyak yang mempertanyakan,” katanya.

Bohri menjelaskan, terdapat 18 SPPG di Kabupaten Bima yang untuk sementara tidak beroperasi akibat belum masuknya pencairan anggaran. Sebanyak 18 SPPG tersebut meliputi:

  1. SPPG Palibelo Bre
  2. SPPG Wawo Maria
  3. SPPG Sape Bugis 2
  4. SPPG Lambu Rato
  5. SPPG Monta Tangga 2
  6. SPPG Lambu Sumi
  7. SPPG Bolo Rasabou
  8. SPPG Bolo Sondosia 2
  9. SPPG Langgudu Rupe
  10. SPPG Langgudu Laju
  11. SPPG Parado Paradowane
  12. SPPG Sape Sangia
  13. SPPG Woha Risa
  14. SPPG Langgudu Doro O’o
  15. SPPG Monta Sakuru
  16. SPPG Wawarada
  17. SPPG Woha Rabakodo 1
  18. SPPG Ambalawi Nipa.
BACA JUGA:  Ancam Gelar Unras, HMI MPO Desak Pemda Respon Masalah Kelangkaan LPG di Kabupaten Bima

 

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Bima, Bagus Naini Santoso, mengatakan terdapat sekitar 40 SPPG yang belum menerima pencairan anggaran. Namun, tidak seluruhnya menghentikan operasional.

“Sebanyak 40 dapur belum mendapatkan pencairan anggaran. Namun yang berhenti karena anggaran belum masuk hanya 18 dapur, sedangkan yang lain masih berjalan menggunakan sisa anggaran yang tersedia,” jelas Bagus.

Ia menambahkan, salah satu SPPG yang sebelumnya terdampak kendala pencairan kini telah kembali beroperasi. SPPG Yayasan Islam Assalam di Desa O’o, Kecamatan Donggo, mulai kembali melayani program MBG setelah persoalan pencairan anggaran teratasi.

“SPPG di O’o, Kecamatan Donggo, Yayasan Islam Assalam sudah mulai beroperasi kembali setelah sebelumnya terkendala pencairan anggaran,” ujarnya. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait