16 Koleksi Prestasi Kota Bima 4 Tahun Terakhir

Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi menyampaikan sambutan saat memimpin upacara HUT ke-21 Kota Bima di halaman kantor Pemkot Bima, Senin (10/4/2023) sore.
Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi menyampaikan sambutan saat memimpin upacara HUT ke-21 Kota Bima di halaman kantor Pemkot Bima, Senin (10/4/2023) sore.

Kota Bima, Berita11.com— Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi menyampaikan sederet prestasi Kota Bima saat memimpin perayaan hari jadi ke-21 Kota Bima di halaman kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, Senin (10/4/2023).

Dikatakannya, pada tahun pertama memimpin Kota Bima, dirinya bersama Wakil Wali Kota Bima meletakkan pondasi karakter “Maja Labo Dahu”. Sementara pada tahun kedua, terus berupaya mengakselerasikan visi-misi selama lima. Segala sumber daya terus dikerahkan dalam menyelesaikan visi-misi yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

Bacaan Lainnya

H Lutfi mengungkapkan, Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 dan 2021 yang terjadi di Kota Bima, tidak dipungkiri berdampak terhadap berbagai sektor, namun tidak menurunkan akselerasi pembangunan yang ada di Kota Bima. Berbagai torehan prestasi dan pembangunan tetap terukir.

“Pada tahun 2021 lalu, akselerasi pembangunan ditandai dengan peletakan pondasi sistem smart city (kota cerdas) dengan hadirnya command centre (pusat kendali) yang pertama dan satu-satunya di Provinsi NTB dan menjadi role model bagi daerah lainnya yang ada di NTB,” jelasnya.

Beberapa pembangunan monumental di antaranya pembangunan Masjid Nur A Latif di kantor Pemkot Bima. Selain itu, pembangunan sayap kantor Wali Kota (Pemkot) Bima, pembangunan Masjid Agung AlMuwahiddin, penataan Taman Kodo, penataan Lapangan Pahlawan, pembangunan Labkesda, penyediaan layanan kesehatan seperti BPJS Kesehatan yang mencakup 99,75 %.

Selain itu, pembangunan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan pada lima kecamatan, jalan pedestrian (sempadan) sungai di Kelurahan Rontu dan Kota Baru Kelurahan Rabadompu Barat, pembangunan Perpustakaan Kota Bima, renovasi Gedung Uji KIR yang sejak 25 tahun tidak bisa dimanfaatkan, pembangunan gedung BLK, penataan Kawasan Lawata dan Pantai Kolo, pembangunan jalan Kolo – Oi Fanda.

BACA JUGA: Maxim Pre Launching di Kota Bima

“Dan masih banyak lagi pembangunan monumental lainnya. Selain itu, ada pula program pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi ujian Pandemi Covid-19, berupa pemberian berbagai bantuan usaha di berbagai bidang yang dimulai pada tahun 2020 dengan alokasi anggaran sebesar Rp8 miliar dan dilanjutkan tahun 2021 sebesar Rp4 miliar,” ujarnya.

Program pemberdayaan tersebut sebutnya, meliputi bantuan usaha pada bidang pertanian dalam bentuk usaha ternak dan unggas, bantuan bidang peternakan dan perikanan dalam bentuk bantuan alat tangkap dan bantuan kelompok usaha, bantuan pemberdayaan perempuan, kelompok tenun, usaha kecil dan menengah, kelompok usaha bersama dan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS).

“Tak hanya itu, perhatian Pemerintah Kota Bima pada bidang keagamaan juga menjadi prioritas, di mana bantuan pembangunan masjid dan musala se-Kota Bima yang konsisten dilakukan sejak tahun 2019 hingga 2023,” tuturnya.

Pada tahun 2022 lanjutnya, Kota Bima berhasil menurunkan angka persentase stunting sebesar 2% dalam waktu yang cukup singkat. Syarat persentase stunting yang ditentukan oleh pemerintah pusat sebesar 14% dan Pemerintah Kota Bima telah berada pada angka 14,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 16,8%.

Atas keberhasilan tersebut, Kota Bima mendapatkan penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) 2022 bersama Ketua TP PKK Kota Bima yang juga menerima penghargaan yang sama dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

H Lutfi menyebut sederet prestasi yang ditoreh Pemerintah Kota Bima sejak awal dirinya menjabat sebagai Wali Kota Bima hingga tahun 2022. Belasan prestasi itu, yaitu:

1. Penghargaan sebagai Kota Terbaik dalam Pembangunan Daerah di NTB;

2. Meraih WTP ke-8 kalinya secara berturut-turut;

3. Penghargaan Kota Layak Anak dengan Kategori Madya pada tahun 2022;

4. Piagam penghargaan kepada Wali Kota Bima atas partisipasi pada peran aktif fasilitasi implementasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kota Bima;

BACA JUGA: Putri Wapres dan Danrem 162/WB Isi Seminar Industri Halal di STIE Bima

5. Penghargaan dan apresiasi untuk Wali Kota Bima atas terbentuknya Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kota Bima;

6. Penghargaan terbaik sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) Tahun 2022 oleh MNC Portal Indonesia (MPI);

7. Penghargaan tiga besar se-Indonesia atas kepatuhan tinggi terhadap Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI;

8. MCP urutan Pertama se-NTB;

9. Penghargaan Kota Sangat Inovatif dari Mendagri RI;

10. Penghargaan atas Komitmen Penyelesaian Penyusunan Dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 5 Pilar Kota Bima;

11. Piagam penghargaan sebagai Kota ODF (Open Defecation Free) Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Makanan dan Minuman Rumah Tangga (PMM-RT);

12. Penghargaan STBM Award dari Kemenkes RI;

13. Piagam Apresiasi Praktik Baik Cegah Stunting dari BKKBN;

14. Penghargaan Kota Terbaik dalam Pengawasan Penataan Ruang dari Kementerian ATR/BPN;

15. Penghargaan atas Sinergi dan Kontribusi dalam Optimalisasi Penerimaan Pajak 2022;

16. Penghargaan Universal Health Coverage dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia.

“Semua pencapaian ini tidak akan dapat terwujud tanpa dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTB, DPRD Kota Bima, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Bima, Organisasi Non Pemerintah, BUMN/BUMD maupun berbagai komunitas masyarakat,” ungkap H Lutfi.

Wali Kota Bima mengisyaratkan, akan terus mendorong dan konsisten agar penyelenggaraan pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Hal tersebut terbukti dengan pengelolaan keuangan daerah yang mendapat predikat WTP selama 8 tahun berturut-turut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah memberikan perhatian dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bima, tidak terkecuali di masa masa sulit ketika Pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia, sehingga kita semua tetap mampu bertahan dan berupaya untuk bangkit kembali dengan mengoptimalkan dan memadukan potensi yang kita miliki dalam membangun Kota Bima,” pungkas H Lutfi. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait