Sempat Terdampar di Bima, Tiga WNA asal Jepang Lanjutkan Perjalanan dengan Kano ke Labuan Bajo

Sempat terdampar dan berlindung di Wilayah Kabupaten Bima, Tiga Pelancong asal Jepang Melanjutkan Perjalanan ke Labuan Bajo Menggunakan Kano, Minggu (29/1/2023).
Sempat terdampar dan berlindung di Wilayah Kabupaten Bima, Tiga Pelancong asal Jepang Melanjutkan Perjalanan ke Labuan Bajo Menggunakan Kano, Minggu (29/1/2023).

Bima, Berita11.com— Tiga warga Negara asing (WNA) asal Jepang yang melancong di Indonesia menghentikan perjalanan menggunakan kano saat hendak menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur karena gelombang tinggi. Ketiganya terpaksa berlindung di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Sabtu (28/1/2023) sore.

Warga Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Arifuraidin mengatakan, ketiga WNA yang belakangan diketahui merupakan turis Jepang itu terpaksa berlindung di Desa Sampungu karena kondisi cuaca buruk saat memasuki perairan setempat. Ketiganya tiba di desa setempat menggunakan kano.

Bacaan Lainnya

Diungkapkannya, beberapa hari terakhir kondisi gelombang di sekitar laut di Desa Sampungu dan sekitarnya naik seiring intensitas hujan dan kondisi kecepatan angina yang meningkat.

“Saat bertemu mereka sempat saya tanya mereka bertiga dari mana? Mereka jawab dari Jepang setelah awalnya sempat bingung karena saya tanya pakai bahasa Indonesia dan bahasa Bima,” ujar Arifuraidin saat dihubungi Minggu (29/1/2023).

BACA JUGA:  MXGP-SAMOTA Indonesia Raih Best Media Opportunity 2022

Dikatakannya, ketiga WNA tersebut telah didata oleh petugas Kepolisian dan petugas Imigrasi Bima. Ketiganya menginap di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima.

 “Sudah ada juga dari pihak Kepolisian yang melakukan pendataan dan pengecekan dukumen imigrasi,” ujar Tenaga Keserasian Sosial Kecamatan (TKSK) Soromandi itu.

Tiga Pelancong asal Jepang yang Mengantungi Izin Masuk Foto (visa on arrival) Foto bersama dengan Tokoh Pemuda Kecamatan Soromandi, Arifuraidiin, Sabtu (28/1/2023).

Setelah sempat bermalam di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima karena kondisi cuaca buruk, ketiga WNA yang diketahui identitasnya Jun Nampei, Akihiko Sato dan Ryo Unten asal Jepang tersebut melanjutkan perjalanan menggunakan kano menuju Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat NTT.

“Tadi sudah berangkat melanjutkan perjalanan menggunakan kano. Sempat terjadi hujan Minggu pagi,” ujar mantan anggota Panwas Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima itu.

Peristiwa tiga WNA asal Jepang yang berlindung dari cuaca buruk di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima juga dibenarkan oleh Kapolsek Soromandi, Iptu Ferdy Miharja.

BACA JUGA:  Single “El Pollo Loco” Seven Seventy, Ramu Irama Surf Rock dan Angkat Sabung Ayam

Sebagaimana informasi yang diperoleh Berita11.com, tiga WNA asal Jepang tersebut melakukan perjalanan dari Lombok menuju Labuan Bajo Manggarai Barat dengan mendayun kano sejak Sabtu (21/1/2023) lalu.   Setelah itu, ketiga WNA tersebut sempat singgah di Pulau Satonda sekitar Kecamatan Tambora Kabupaten Bima dan melanjutkan perjalanan pada Sabtu (28/1/2023). Ketiganya kemudian memilih beristrahat dan keluar di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima untuk memulihkan tenaga serta mempertimbangkan kondisi cuaca.

Hasil pengecekan dokumen oleh petugas Imigrasi Bima terhadap tiga WNA tersebut diketahui memiliki izin masuk (visa on arrival/ VOA) yang diterbitkan di Bali.

Setelah tiba di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, NTT, ketiga WNA tersebut akan melanjutkan perjalanan menuju Bali menggunakan kapal dan berencana pulang ke Jepang pada Jumat (10/2/2023) mendatang dan melewati Malaysia. [B-19/B-12]

Pos terkait