Peserta PPL-KKN Terpadu STKIP Tamsis Dorong Implementasi Sadar Literasi dan Numerasi

Mahasiswa Peserta PPL-KKN Terpadu Angkatan V STKIP Tamsis di Posko Desa Panda Mendampingi Siswa untuk Mendorong Gerakan Sadar Literasi dan Numerasi.

Bima, Berita11.com— Mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan – Kuliah Kerja Nyata (PPL-KKN) Terpadu Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Kependidikan Taman Siswa (STKIP Tamsis) Bima, Posko Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima terus berupaya mendorong implementasi sadar literasi dan numerasi sebagai pandauan pembangunan desa.

Upaya tersebut merupakan bagian dari integrasi program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia/ The Innovation for Indonesia’s School Children (INOVASI), yang merupakan program kemitraan antara Pemerintah Australia dengan Pemerintah Indonesia, di mana STKIP Tamsis menjadi salah satu perguruan tinggi pendamping atau sebagai operator.

Ketua Posko Desa Panda, PPL-KKN Terpadu Angkatan V STKIP Tamsis, Ismail mengatakan, pendampingan oleh mahasiswa dalam mendorong target sadar literasi dan numerasi sebagai panduan pembangunan dilaksanakan mulai 3 Agustus – 3 Oktober 2021 atau selama kegiatan PPL-KKN Terpadu.

“INOVASI merupakan program kemitraan antara Pemerintah Australia dengan Pemerintah Indonesia, bekerja langsung dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), INOVASI berupaya memahami cara-cara untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa di sekolah-sekolah yang ada di berbagai kabupaten di Indonesia, terutama dalam hal kemampuan literasi dan numerasi,” jelas Ismail, Jumat (27/8/2021).

BACA JUGA:  Lantik 24 Pejabat Struktural, STKIP Tamsis Genjot Target Visi-Misi

Dikatakan dia, program INOVASI dilaksanakan pada sejumlah daerah di Indonesia, yaitu di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi  Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara dan Jawa Timur . “Peserta kegiatan ini diperuntukan seluruh anak bangsa Indonesia, khusus di wilayah NTB. Bahkan di lingkungan desa pun, salah satu desa yang diperuntukan adalah Desa Panda,  Kecamatan Palibelo,” ujar dia.

Peserta PPL-KKN Terpadu Angkatan V STKIP Tamsis di Posko Desa Panda Foto Bersama Sejumlah Anak Usai Pendampingan dalam Upaya Mendorong Sadar Literasi dan Numerasi.

INOVASI menggunakan pendekatan khas dalam mengembangkan berbagai program rintisan dan dalam upaya menemukan cara-cara yang terbukti berhasil maupun tidak berhasil meningkatkan hasil belajar literasi dan  numerasi siswa. Pendekatan mengadopsi metode Problem Driven Iterative Adaptation (PDIA) dari Harvard University, sehingga INOVASI bekerja dan memetik metode secara langsung bersama mitra-mitranya di daerah dalam mengeksplorasi dan mengidentifikasi tantangan pembelajaran di daerah, kemudian merancang bersama solusi yang relevan secara konteks.

BACA JUGA:  Sering dapat Cibiran, Leni Buktikan jadi Calon Wisudawati Terbaik, Skripsi tanpa Revisi

“Dengan menggunakan pendekatan  seperti  ini, INOVASI meyakini bahwa program rintisan yang dilakukan mampu meraih keberhasilan karena telah dirancang bersama dengan pemangku kepentingan yang memang akan terus memanfaatkannya,” ujar Ismail.

Sejumlah warga Desa Panda yang menjadi salah satu lokasi PPL-KKN Terpadu Angkatan V STKIP Taman Siswa Bima dan sasaran pendampingan mendorong sadar literasi dan numerasi sebagai pandauan pembangunan desa, merespon positif program INOVASI dan implementasinya di lapangan oleh mahasiswa peserta PPL-KKN Terpadu STKIP Tamsis, karena sangat membantu guru dan orang tua dalam meningkatkan pemahaman anak maupun masyarakat umum tentang litasi dan numerasi.

Ismail mengatakan, selain pendampingan mendorong sadar literasi dan numerasi, Posko Desa Panda, PPL-KKN Terpadu Angkatan V STKIP Tamsis menggelar sejumlah lomba memeriahkan HUT ke-76 Republik Indonesia, termasuk ikut membantu membersihkan lapangan Desa Panda. [B-19]