Truck Bermuatan Puluhan Peti Buah Terguling di Tanjakan Wadu Pa’a Bima, Sopir dan Kenek Luka Ringan

Kondisi mobil pikap yang mengangkut ventilasi terguling di tanjakan Wadu Pa'a, Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Jumat (3/7/2026) sore.
Kondisi mobil pikap yang mengangkut ventilasi terguling di tanjakan Wadu Pa'a, Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Jumat (3/7/2026) sore.

Bima, Berita11.com– Sebuah mobil truck yang mengangkut puluhan peti buah terguling di tanjakan Wadu Pa’a, Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Jumat (3/7/2026) sekira pukul 16.45 WITA. Akibat kecelakaan tersebut, sopir dan kenek mengalami luka ringan.

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Aiptu Budianto, mengatakan kecelakaan terjadi di ruas Jalan Lintas Soromandi–Kilo saat kendaraan melintasi tanjakan yang dikenal cukup curam.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Suami Hamili Selingkuhan, Istri Berbesar Hati Rela Dipoligami Setelah Dimediasi Kades dan BKTM




“Mobil truck yang membawa muatan peti buah diduga kehilangan kendali saat menanjak sehingga terguling ke bahu jalan. Muatan yang berada di dalam kendaraan ikut berhamburan ke badan jalan,” ujar Budianto.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir dan kenek hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapat pertolongan dari warga yang berada di sekitar lokasi.

“Warga bersama pengguna jalan yang melintas segera membantu mengevakuasi korban, mengamankan muatan, serta menyingkirkan kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” katanya.

Budianto menambahkan, arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat akibat muatan yang berserakan di badan jalan. Namun, kondisi kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

BACA JUGA:  Yayasan Tahfidz Quran Salahuddin Al Ayyubi Salurkan Paket Parcel Idul Fitri 2025

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Tanjakan Wadu Pa’a karena memiliki kontur jalan yang menanjak, berkelok, dan menjadi salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah Kecamatan Soromandi. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

 

Pos terkait