Kekeringan Meluas, 34.858 Jiwa di 52 Desa Kabupaten Bima Krisis Air Bersih

Petugas BPBD Kabupaten Bima mendistribusikan air bersih untuk desa terdampak kekeringan di Kecamatan Woha Kabupaten Bima.
Petugas BPBD Kabupaten Bima mendistribusikan air bersih untuk desa terdampak kekeringan di Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Bima, Berita11.com— Kekeringan yang melanda Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, semakin meluas. Berdasarkan rekapitulasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima tahun 2026, sebanyak 34.858 jiwa atau 10.593 kepala keluarga (KK) di 52 desa pada 16 kecamatan terdampak kekurangan air bersih.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, M Nurul Huda, mengatakan distribusi air bersih dilakukan secara bertahap ke wilayah yang mengalami kekurangan air.

Bacaan Lainnya

BPBD mengerahkan armada mobil tangki air bersama sejumlah pihak, di antaranya Polres Bima, PT Bank NTB Syariah, dan Palang Merah Indonesia (PMI), untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.

“Data di lapangan mencatat ada 16 kecamatan dan 52 desa yang mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau. Kami berkolaborasi memobilisasi armada tangki dari BPBD, Polres Bima, Bank NTB, dan PMI untuk mendistribusikan air secara rutin dan bertahap agar kebutuhan mendasar masyarakat dapat terpenuhi,” ujar M Nurul Huda kepada Berita11.com, Selasa (22/9/2026).

Target distribusi air bersih sebanyak puluhan desa terdampak kekeringan di Kabupaten Bima 64 rit dengan volume 320.000 liter. Hingga September 2026, realisasi distribusi telah mencapai 84 rit.

BACA JUGA:  “Adu Jotos” di Bukit Tinggi, Sejumlah Remaja Diamankan

 

Rincian wilayah terdampak:

Kecamatan Woha — 10 desa

Samili: 40 KK / 200 jiwa

Kalampa: 50 KK / 250 jiwa

Waduwani: 20 KK / 100 jiwa

Dadibou: 35 KK / 105 jiwa

Naru: 20 KK / 100 jiwa

Talabiu: 110 KK / 213 jiwa

Tente: 25 KK / 100 jiwa

Pandai: 30 KK / 115 jiwa

Tenga: 705 KK / 2.115 jiwa

Risa: 70 KK / 257 jiwa

 

Kecamatan Wawo — 5 desa

Pesa: 700 KK / 2.217 jiwa

Raba: 85 KK / 255 jiwa

Ntori: 407 KK / 1.238 jiwa

Maria: 55 KK / 165 jiwa

Kombo: 103 KK / 329 jiwa

 

Kecamatan Palibelo — 11 desa

Ragi: 372 KK / 1.116 jiwa

Belo: 210 KK / 1.350 jiwa

Tonggorisa: 350 KK / 1.050 jiwa

Dore: 150 KK / 750 jiwa

Bre: 130 KK / 650 jiwa

Ntonggu: 1.232 KK / 3.750 jiwa

Teke: 548 KK / 1.644 jiwa

Nata: 132 KK / 41 jiwa

Padolo: 80 KK / 400 jiwa

Panda: 153 KK / 459 jiwa

Roi: 681 KK / 2.172 jiwa

 

Kecamatan Lambitu — 2 desa

Teta: 30 KK / 95 jiwa

Kuta: 25 KK / 60 jiwa

 

Kecamatan Donggo — 1 desa

Doridungga: 343 KK / 1.255 jiwa

 

Kecamatan Soromandi — 2 desa

Bajo: 299 KK / 1.195 jiwa

Lewintana: 53 KK / 165 jiwa

 

Kecamatan Bolo — 2 desa

Sanolo: 140 KK / 700 jiwa

Rasabou: 196 KK / 592 jiwa

 

BACA JUGA:  Musim Hujan, tapi Cuaca Terasa Panas di Bima dan Dompu, Begini Penjelasan BMKG

Kecamatan Madapangga — 1 desa

Woro: 115 KK / 475 jiwa

 

Kecamatan Monta — 1 desa

Simpasai: 21 KK / 66 jiwa

 

Kecamatan Sape — 1 desa

Parangina: 121 KK / 350 jiwa

 

Kecamatan Belo — 5 desa

Runggu: 689 KK / 2.710 jiwa

Roka: 125 KK / 375 jiwa

Cenggu: 230 KK / 695 jiwa

Diha: 173 KK / 519 jiwa

Ncera: 268 KK / 804 jiwa

 

Kecamatan Lambu — 1 desa

Monta Baru: 75 KK / 295 jiwa

 

Kecamatan Langgudu — 1 desa

Dumu: 137 KK / 415 jiwa

 

Kecamatan Wera — 4 desa

Tawali: 350 KK / 900 jiwa

Nunggi: 138 KK / 285 jiwa

Sangiang: 147 KK / 447 jiwa

Oi Tui: 225 KK / 682 jiwa

 

Kecamatan Tambora — 2 desa

Kawinda Na’e: 73 KK / 235 jiwa

Oi Katupa: 65 KK / 207 jiwa

 

Kecamatan Sanggar — 1 desa

Piong: 62 KK / 195 jiwa

Petugas BPBD Kabupaten Bima mendistribusikan air bersih untuk warga terdampak bencana kekeringan di salah satu desa di Kecamatan Woha Kabupaten Bima.
Petugas BPBD Kabupaten Bima mendistribusikan air bersih untuk warga terdampak bencana kekeringan di salah satu desa di Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

BPBD mencatat 10.593 KK atau 34.858 jiwa terdampak kekeringan di 52 desa pada 16 kecamatan. Distribusi air bersih yang telah dilakukan mencapai 84 rit, dibandingkan target awal sebanyak 64 rit dengan volume 320.000 liter.

Huda mengimbau masyarakat agar menghemat penggunaan air bersih yang telah disalurkan. BPBD Kabupaten Bima juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan distribusi air berjalan tertib dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. [B-22]

 

Follow informasi Berita11.com di Google News

 

Pos terkait