Tak ada Pelonco, Hari ini 718 Maba STKIP Tamsis Ikut PPKMB

Suasana Hari Pertama PPKMB dalam Ruangan STKIP Taman Siswa Tahun 2021.

Bima, Berita11.com— Setelah mengikuti pra-pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PPKMB), 718 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Kependidikan Taman Siswa (Maba STKIP Tamsis) Bima mengikuti hari pertama orientasi pengenalan kampus, Kamis (7/10/2021).

Sebelumnya saat pra-P2KMB, ratusan Maba ini diarahkan menerima perlengkapan PKKPMB seperti seragam dan atribut lain. Kegiatan PPKMB STKIP Tamsis akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

Kabag Kemahasiswaan STKIP Tamsis Bima, Taufik menjelaskan, kegiatan PPKMB tahun ini dilaksanakan sesuai visi kampus Beradab, sehingga tidak aksi pelonco (kekerasan) seperti yang lumrah sebagaimana kegiatan Ospek di kampus lain.

“Di sini kita menciptakan suasana yang riang gembira. Jadi tidak ada pelonco dan sebagainya, karena kita adalah kampus Beradab yang memiliki adab sebagai visi utama,” ujar alumnus Magister Hukum Universitas Mataram ini.

BACA JUGA:  Lewat Darul Huffaz, Mahasiswa STKIP TSB Didampingi Hafal 30 Juz Alquran

Taufik menjelaskan, pada PPKMB mahasiswa baru diberikan materi yang akan merangsang membangun kompetensi sebelum masuk kelas. Harapannya, mahasiswa baru benar-benar siap menghadapi perkuliahan.

“Dalam pelaksanaan PKKMB ini mahasiswa diarahkan untuk menerima materi full selama tiga hari,” jelasnya.

Taufi juga berpesan pada mahasiswa baru agar khawatir dipelonco, karena pihaknya menjamin hal itu tidak ada, karena kampus ingin mahasiswa baru dibekali ilmu dan imtaq.

“Setelah mereka mengikuti kegiatan, bisa memiliki seutuhnya almamater ini. Tidak hanya sekadar datang kuliah karena mendengar ada temannya kuliah. Mereka bisa lebih baik lagi di sini dan mencari jati dirinya menjadi orang-orang yang berhasil di masa depan,” ujar Ketua KAHMI Kabupaten Bima ini.

BACA JUGA:  STKIP Tamsis dan Unibraw Gelar Pelatihan PEKERTI, Peserta dari Berbagai Kampus

Dia menjelaskan, lulusan kampus STKIP Tamsis sudah banyak yang terserap di pasar kerja, mulai dari aparat desa, perbankan hingga menjadi ASN. Untuk itu, sejak awal masuk kuliah mahasiswa perlu mendapatkan materi yang mendukung kompetensinya. “Kampus juga mengutamakan prestasi bagi mahasiswa. Ini yang penting untuk dijaga dan dikembangkan agar benar-benar lulusan kita menjadi lulusan yang mumpuni dan memiliki SDM yang unggul. Bahkan kampus terus memberikan beasiswa bagi seluruh mahasiswa prestasi. Semoga mahasiswa baru ini mampu bersaing untuk meraih prestasi itu,” harapnya. [B-19]