Pascasarjana PAI IAIM Bima Diihtiarkan Lahirkan Hasanah dan Cendekiawan Wasatiyah

Dr Ihlas Hasan. Foto Ist.
Dr Ihlas Hasan. Foto Ist.

Kota Bima, Berita11.com— Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Bima berhasil membuka program studi pascasarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) setelah menerima surat keputusan dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIM Bima, Dr Ihlas Hasan M.Pd berharap, program studi baru tersebut mendorong hasanah Islam dan tradisi-tradisi intelektual melalui kegiatan kajian dan disuksi, serta pemikiran Islam yang berbasis kearifan lokal di Bima, Dompu dan Pulau Sumbawa pada umumnya.

“Orientasi dari program pascasarjana ini, pertama untuk peningkatakan kualifikasi akademik bagi guru PAI PNS atau lulusan-lulusan S1 PAUD yang fresh graduate (lulusan baru) atau sudah lama ingin meningkatkan jabatan atau kepangkatannya,” ujarnya kepada Berita11.com melalui pesan layanan media sosial whatshapp, Kamis (12/1/2023).

BACA JUGA:  STKIP Tamsis Bima Seleksi Jabatan Struktural dan Standardisasi Dosen

Selain itu, lanjutnya, keberadaan pascasarjana PAI IAIM Bima juga diihtiarkan sebagai dapur kajian-kajian keilmuan Islam, sehingga lahir intelektual Islam yang memiliki cara pandang Islam wasatiyah (moderat), sehingga menghadirkan pencerahan dan kedamaian bagi bumi di Bima dan Dompu.

“Selain itu, kami berharap dengan hadirnya program pascasarjana ini melahirkan guru-guru PAI yang andal, mampu mengintegrasikan pembelajaran-pembelajaran PAI di era 4.0 (revolusi industri). Pendidikan agama hadir dalam formulasi dan inovasi yang bisa terintegrasi perkembangan zaman sekarang,” ujarnya.

Guru-guru andal tersebut diharapkan mampu mewujudkan pembelajaran agama Islam yang kreatif, inovatif dan berkemajuan sesuai visi besar Muhammadiyah. Program Pascasarjana IAIM Bima tidak jauh dari visi besar Perserikatan Muhammadiyah, yaitu mewujudkan Islam yang berkemajuan.

BACA JUGA:  Mahasiswa UNW Mataram Terpilih jadi Duta Inspirasi NTB

“Sebagai penyelenggara program S2, pertama kami berterima kasih kepada Kemnag dalam hal ini Dirjen Diktis (Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam ) Kemnag RI yang sudah mempercayakan IAIM Bima sebagai kampus penyelenggara Program Pascasarjana PAI,” ujar Dr Ihlas Hasan.

Ditambahkannya, Program Pascasarjana PAI IAIM Bima merupakan yang pertama kali dibuka di Pulau Sumbawa, setelah sebelumnya banyak Perguruan Tinggi Agama Islam yang menyelenggarakan Program Studi S1 PAI.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, salah satu program yang didorong Kemnag RI melalui Direktorat Diktis, mewujudkan guru PAI dan madrasah menguatkan profesionalisme dan moderasi beragama. [B-22]