Gempa Susulan Flores M7,7 Capai 3.394 Kejadian, Terbesar M6,2

Ribuan gempa bumi berpusat di wilayah NTT yang terekam seismograf dan dampak kerusakannya. Kolase Berita11.com.
Ribuan gempa bumi berpusat di wilayah NTT yang terekam seismograf dan dampak kerusakannya. Kolase Berita11.com.

Jakarta, Berita11.com— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 3.394 gempa bumi susulan terjadi pascagempa utama bermagnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026.

Data tersebut merupakan pemutakhiran hingga Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.

Bacaan Lainnya


“Total gempa bumi susulan 3.394 (kejadian),” tulis BMKG melalui akun resminya, Kamis (20/8/2026).

Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mencatat magnitudo terbesar mencapai M6,2, sedangkan yang terkecil M1,1.

BACA JUGA:  Heboh, Warga Kota Bima Temukan Bayi Dibuang dalam Kardus

Sebanyak 26 gempa susulan tercatat memiliki magnitudo di atas M5, sementara gempa susulan yang dirasakan masyarakat mencapai 99 kejadian.

“Magnitudo di atas 5 ada 26 kali, sedangkan gempa susulan yang dirasakan ada 99 kali,” tambah BMKG.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun isu kebencanaan yang tidak jelas sumbernya.

Masyarakat juga diminta terus memperbarui informasi terkait perkembangan aktivitas kegempaan melalui aplikasi dan kanal komunikasi resmi serta terverifikasi milik BMKG.

Sementara itu, hingga Kamis, 20 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 72 orang meninggal dunia, sekira 900 orang mengalami luka-luka, dan sebanyak 82.691 warga mengungsi akibat gempa M7,7 yang mengguncang wilayah NTT pada 15 Agustus 2026. [B-19]

BACA JUGA:  13 TPS di Kota Bima Rawan Banjir, Mulai Besok KPU Distribusikan Formulir Data Pemilih

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait