Bima, Berita11.com— Kepala SDN Inpres Kala Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, Fathullah menyampaikan permohonan maaf atas insiden kekerasan terhadap siswa yang terjadi beberapa waktu lalu. Ia mengakui perbuatannya dan menyatakan siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Peristiwa tersebut diakui terjadi secara spontan tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan. “Saya menyadari kesalahan yang telah saya perbuat dan bertanggung jawab sepenuhnya serta bersedia menerima segala konsekuensinya,” ujar Fathullah dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Berita11.com, Minggu (3/5/2026).
Saat ini, kondisi korban dilaporkan telah pulih dan kembali ke rumah setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Donggo. Pihak sekolah juga telah melakukan komunikasi intensif dengan keluarga korban dan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Selain itu, ia menyatakan kesediaannya untuk menanggung seluruh biaya yang timbul akibat penanganan medis korban di Puskesmas Donggo.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Fathullah mengungkapkan telah bertemu langsung dengan korban dan keluarganya untuk menyampaikan permohonan maaf serta memberikan bantuan biaya pengobatan. Permohonan maaf tersebut diterima dengan baik oleh pihak keluarga korban yang memilih untuk tidak memperpanjang persoalan.
Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, baik pada dirinya maupun pihak lain. Ia juga mengaku akan menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran berharga.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Bima, Dinas Dikpora Kabupaten Bima, PGRI Kabupaten Bima, Korwil Pendidikan Kecamatan Donggo, serta seluruh guru di Indonesia atas perbuatannya yang dinilai mencoreng dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Bima. [B-22]
Follow informasi Berita11.com di Google News












