Yogyakarta, Berita11.com— Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan sistem pembayaran digital berbasis biometrik bernama Polpay atau Jempol Payment, yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi hanya dengan menggunakan sidik jari tanpa memerlukan kartu maupun telepon seluler.
Inovasi tersebut dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan dirancang sebagai solusi pembayaran digital yang lebih praktis, aman, serta inklusif bagi masyarakat.
Ketua tim pengembang, Tiara Ramadhani, menjelaskan bahwa Polpay mengintegrasikan sensor sidik jari dengan perangkat Electronic Data Capture (EDC) sehingga proses autentikasi dapat dilakukan secara langsung saat transaksi berlangsung.
“Data biometrik yang terbaca akan diproses menggunakan teknologi edge computing, kemudian dienkripsi menggunakan algoritma AES-256 dan dikirim ke server melalui protokol SSL/TLS untuk memastikan keamanan berlapis pada setiap transaksi,” ujar Tiara dikutip Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, Polpay hadir sebagai alternatif teknologi pembayaran biometrik yang lebih terjangkau dibandingkan sistem serupa yang umumnya membutuhkan infrastruktur dengan biaya tinggi.
Tim pengembang Polpay terdiri dari Tiara Ramadhani, Al Farabi Obiansyah, Marcelino Budi Prakasya, M. Fakhri Ghonim Setyanda, dan M. Rakhma Aifil Indira.
Tiara mengatakan aspek keamanan menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan sistem tersebut. Karena itu, tim menerapkan konsep privacy-preserved architecture guna menjaga dan melindungi data biometrik pengguna dari potensi penyalahgunaan.
“Perlindungan data biometrik menjadi perhatian utama dalam pengembangan Polpay sehingga sistem dirancang untuk menjaga privasi dan keamanan pengguna,” katanya.
Selain itu, pengembangan Polpay juga diselaraskan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 yang dicanangkan Bank Indonesia untuk mendukung terwujudnya ekosistem pembayaran digital yang modern, aman, dan inklusif.
Saat ini, Polpay telah berhasil lolos pendanaan PKM bidang Karsa Cipta. Tim pengembang pun tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Universitas Diponegoro pada November mendatang. [B-19]
Follow informasi Berita11.com di Google News












