Terima Kasih Pak Presiden dan Kepala BIN, Warga Bolo Sambut Suka Cita Vaksinasi Massal

Ratusan Warga Mengantri Mendapatkan Bansos dari Presiden setelah Menerima Vaksin Covid-19 di Kantor Posindo Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Foto FS/ Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Jika pada sebagian wilayah beberapa warga khawatir mengikuti vaksinasi karena terlanjur terpapar disinformasi, masyarakat di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima justru bersuka cita mengikuti vaksinasi pada sejumlah lokasi yang digelar pemerintah. Warga bahagia karena menerima vaksin gratis dan berbagai bantuan sosial dari Presiden RI seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Warga Desa Tumpu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima misalnya, justru bersuka cita mengikuti vaksinasi yang digelar di kantor Desa Tumpu, Kamis (3/3/2022). Beberapa warga ikut menyumbangkan lagu untuk menghibur warga lain yang sedang mengantri menerima vaksinasi.

Warga Bersuka Cita dan Berdangdut Ria saat Mengantri Menerima Vaksin di Kantor Desa Tumpu.

Kepala Desa Tumpu, Mahyudin H Ahmad mengungkapkan, pihaknya bersama Gugus Tugas Covid-19 sengaja berinovasi dalam menggelar vaksinasi untuk menarik perhatian warga. Secara umum capaian vaksinasi di desa ini untuk tahap pertama telah mencapai 95 persen. “Hanya saja vaksin kedua tersisa beberapa persen saja, sehingga nanti kita beralih ke vaksin ketiga, sehingga ini adalah bentuk peduli pemerintah desa dan masyarakat bagaimana vaksin sesungguhnya,” ujarnya.

Menurut dia, masyarakat setempat adalah kelompok sadar vaksinasi. Hal itu tergambar dari progres vaksinasi Covid-19 seperti pada tahap pertama yang nyaris telah rampung.

Mahyudin menyampaikan apresiasi kepada berbagai lembaga negara seperti Badan Intelijen Negara (BIN) melalui BINDA NTB bersama stake holder lain seperti TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Bima melaui Dinas Kesehatan dan jaringannya melalui UPT Kesehatan atau Puskesmas, menggenjot vaksinasi pada setiap desa seperti di Desa Tumpu.

“Apresiasi kepada pemerintah pusat yang membantu mendorong (vaksinasi) melalui kucuran bantuan PKH, BPNT dan sebagainya kepada masyarakat, agar masyarakat membeli hal-hal berkaitan pangan dalam rangka ketahanan pangan, sehingga masyarakat terhindar dari Covid-19,” ujarnya.

BACA JUGA:  Akademisi Puji Pusat Data Milik Pemprov NTB
Kepala Desa Tumpu, Mahyudin H Ahmad.

Posko kegiatan vaksinasi BIN bersama TNI-Polri dan pemerintah daerah di Desa Tumpu juga ditinjau Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima, Muhammad Putera Ferryandi S.Ip. Politisi partai Golkar ini menyampaikan apresiasi kegiatan vaksinasi yang digelar BIN bersama stake holder atau tiga pilar seperti TNI-Polri dan Dikes Kabupaten Bima melalui PKM Bolo.

Alumnus Universitas Padjajaran ini mengajak masyarakat agar tak takut menerima vaksin. Karena hal tersebut merupakan salah satu cara untuk mendapatkan imun tubuh dalam menangkal serangan Covid-19.

“Vaksin merupakan kegiatan untuk membentuk kekebalan tubuh bagi kita semua, karena vaksin berfungsi sebagai ketahanan tubuh. Jadi, untuk ibu-ibu dan Bapak-bapak yang hadir,  tidak perlu takut untuk divaksin, karena akan membuat tubuh kita menjadi sehat dan terhindar dari segala serangan virus saat ini yang sedang melanda negara kita,” ujar Ferryandi menyemangati warga. 

Sementara itu, pada hari yang sama vaksinasi massal tahap II dan III juga digelar di kantor Posindo Kecamatan Bolo di Desa Rato, Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Kegiatan ini antusias diikuti ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Bolo.

Ratusan Warga Mengantri Menerima Vaksin di Posko Vaksinasi BIN Bersama Pemkab /Dikes Kabupaten Bima di Kantor Posindo.

Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan vaksinasi yang digelar pemerintah pusat melalui pemerintah daerah dan stake holder yang dikoordinir dan dimonitoring langsung BIN. Sejumlah warga bersyukur karena pemerintah tetap menggelar vaksinasi Covid-19 secara gratis. Selain mendapatkan vaksin gratis untuk melawan Covid-19, warga juga menerima sejumlah jenis bantuan sosial dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui kantor Posindo seperti PKH dan BPNT.

Warga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Qurata Ayuni mengajak masyarakat yang belum divaksin agar tidak takut menerima vaksin. Karena imunisasi tersebut memang dibutuhkan setiap warga dalam melawan penularan Covid-19, sehingga membentuk kekebalan bersama (comunal).

BACA JUGA:  Geopark Tambora Terdiri 34 Geosite, Hadi: Data Traffic Penting!

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Badan Intelijen Negara (BIN) dan pemerintah daerah serta berbagai stake holder yang terlibat, termasuk TNI-Polri, karena telah menggelar vaksinasi gratis bagi masyarakat dan memberikan Bansos berupa PKH dan BPNT kepada warga di tengah hantaman pandemi Covid-19 yang belum berakhir di Indonesia.

“Kenapa saya ikut vaksinasi, karena memang vaksinasi ini memang dibutuhkan setiap orang dalam melawan Covid-19,” ujarnya.

Loket Pelayanan Bansos bagi Warga yang Telah Menerima Vaksinasi di Kantor Posindo Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Sementara itu, warga lainnya yang mengikuti vaksinasi di kantor Desa Sondosia Kecamatan Bolo, Abdurrahman juga mengungkapkan hal yang sama. Dia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui BIN dan pemerintah daerah serta tiga pilar lainnya yang telah menggelar vaksinasi massal secara gratis.

“Saya adalah pengusaha bawang yang biasa keluar daerah. Vaksinasi ini memang dibutuhkan setiap warga termasuk saya untuk mencegah penularan Covid-19. Selain itu dengan mengikuti vaksinasi ini kita tidak terhambat di jalan, terutama ketika keluar daerah. Jadi sudah tepat kita mengikuti program pemerintah ini,” ujar Abdurrahman.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, vaksinasi massal untuk masyarakat umum dan pelajar juga digelar BINDA NTB bersama tiga pilar pada sejumlah titik di Kecamatan Bolo dan Kecamatan Woha.

Hingga per 3 Maret 2022, cakupan vaksinasi Covid-19 khusus di Desa Tumpu Kecamatan Bolo sebanyak 2008 jiwa. Adapun capaiannya dosis I sebanyak  1676 jiwa, dosis II  (1254) dan dosis II  (2 orang). [B-11]